Jumat, 23 November 2018

JAWABAN UTS


Nama                           : AI SUSILAWATI
NIM                            : 18862007
JURUSAN                  : TEKNOLOGI PENDIDIKAN ANGKATAN 15
MATA KULIAH         : DASAR-DASAR MULTIMEDIA


JAWABAN UTS
1.      Teks adalah media yang lebih dahulu digunakan di dalam menyampaikan informasi. Namun dalam penggunaannya di dalam komputer, teks adalah media yang paling awal dan juga paling sederhana. Teks merupakan elemen multimedia yang menjadi dasar untuk menyampaikan informasi, karena teks adalah jenis data yang paling sederhana dan membutuhkan tempat penyimpanan yang paling kecil. Teks merupakan cara yang paling efektif dalam mengemukakan ide-ide kepada pengguna, sehingga penyampaian informasi akan lebih mudah dimengerti oleh masyarakat. Sebuah teks sangat penting untuk memberikan kesan atau makna secara menyeluruh apabila elemen yang lain gagal dalam memberikan makna. Misalnya makna yang ada dalam gambar tanpa tulisan. Tidak semua orang memahami makna yang dimaksud dengan gambar tersebut tanpa tulisan. Sebagian besar multimedia menggunakan teks karena sangat efektif untuk menyampaikan ide atau panduan kepada pengguna. Dengan perkembangan teknologi multimedia, teks dapat dikombinasikan dengan media lain dengan cara yang lebih powerful dan bermakna untuk menyajikan informasi. Kebutuhan teks bergantung pada kegunaan aplikasi multimedia. Teks adalah jenis data paling dasar serta menggunakan ruang penyimpanan paling sedikit dibandingkan dengan elemen- elemen multimedia lain. Teks merupakan cara yang biasa digunakan untuk menyampaikan informasi. Teks biasanya digabungkan dengan gambar, audio, dan video. Teks merupakan komponen kunci untuk setiap aplikasi karena teks atau tulisan adalah dasar dari semua aplikasi multimedia yang akan dibuat. Tidak mengherankan jika sebuah produk multimedia itu bergantung pada teks dalam berbagai hal seperti didalam menjelaskan bagaimana suatu aplikasi bekerja, membantu pengguna didalam suatu aplikasi dan untuk menyebarkan informasi melalui aplikasi- aplikasi yang telah didesain. Jadi teks merupakan salah satu media penting yang diperlukan dalam sebuah multimedia karena informasi disampaikan dan disebarkan dengan mudah dan bermakna. Selain itu, teks juga efektif untuk menyampaikan informasi verbal, merangsang daya pikir kognitif karena memperjelas media lainnya. Banyak sekali kelebihan atau manfaat dari teks dalam multimedia; misalnya dalam komputer ketika kita menggunakan aplikasi, teks dapat menjelaskan bagaimana aplikasi bekerja, memandu pengguna saat menggunakan aplikasi, dan menginformasikan bagaiamana aplikasi di desain. Tetapi jika penggunaan teks lebih banyak sebaiknya digabungkan dengan komponen multimedia yang lain yaitu audio, video, gambar, maupun animasi.


 (gambar contoh teks sebagai pemandu aplikasi)
Referensi:
Munir. (2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Surasmi, Wuwuh, Asrining. (2016). Pemanfaatan Multimedia Untuk Mendukung Kualitas Pembelajaran. Jurnal Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) VIII.

2.      Ada beberapa kelemahan penggunaan media audio dalam pembelajaran, diantaranya:
         Di samping beberapa kelebihan , media ini  juga memiliki kelemahan sebagai berikut:
         Sifat komunikasinya satu arah (one way communication). Dengan demikian, sulit bagi para pendengar untuk mendiskusikan hal-hal yang sulit dipahami. Untuk mengurangi kelemahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan telepon.
         Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal , hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik.
         Media audio hanya akan mampu melayanisecara baik untuk mereka yang sudah mampu berfikir abstrak.
         Penyajian materi melalui media audio dapat menimbulkan verbalisme pendengar.
         Media audio yang menggunakan program siaran radio, biasanya dilaksanakan serempak dan terpusat, sehingga sulit untuk melakukan pengontrolan.
Oleh karena itu, penggunaan media audio harus disertai dengan komponen media lainnya.

(Contoh video gabungan antara audio dan video) 
Referensi:

3.      Dari segi multimedia, audio didefinisikan sebagai suara dalam bentuk digital seperti suara, musik, narasi dan sebagainya yang bisa didengar. Sedangkan video adalah teknologi pemrosesan sinyal elektronik mewakilkan gambar bergerak. Aplikasi umum dari teknologi video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan dalam aplikasi teknik, saintifik, produksi dan keamanan. Dalam multimedia penggunaan baik audio maupun video ada kekurangan dan kelebihannya. Sebaiknya keduanya digabungkan agar lebih efektif. Kombinasi video dan audio data lebih efektif dan lebih cepat menyampaikan pesan dibandingkan media teks serta dapat menunjukan dengan jelas suatu langkah prosedural. Beberapa kelebihan penggabungan video dan audio: Film dapat menggambarkan suatu proses, misalnya proses pembuatan suatu keterampilan tangan dan sebagainya, dapat menimbulkan kesan ruang dan waktu. penggambarannya bersifat 3 dimensional, Suara yang dihasilkan dapat menimbulkan realita pada gambar dalam bentuk ekspresi murni. Dapat menyampaikan suara seorang ahli sekaligus melihat penampilannya. Kalau video tersebut berwarna akan dapat menambah realita objek yang diperagakan.

(gambar contoh penggabungan audio dan video)
Referensi:
Munir. (2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

4.      Multimedia mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Media telah dikenal sebagai alat bantu mengajar baik pada jenjang persekolahan maupun diklat yang seharusnya dimanfaatkan oleh guru atau instruktur. Sedangkan media Presentasi adalah salah satu aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari hampir semua bidang pekerjaan saat ini. Presentasi dilakukan pada rapat-rapat rutin, rapat kerja, atau rapat tim dan panitia. Presentasi dilakukan pada saat penyampaian proposal kerja ataupun laporan hasil pekerjaan tersebut. Presentasi produk untuk melakukan penjualan. Guru mengajar dan dosen memberikan kuliah pada prinsipnya adalah presentasi. Presentasi juga dilakukan pada acara-acara seminar, workshop, dan palatihan. Jika Anda mengikuti LKTI, Anda harus melakukan presentasi. Jika Anda menjadi mahasiswa, Anda akan banyak melakukan presentasi, misalnya: presentasi praktikum, quiz, laporan PKL, kolokium, dan seminar hasil penelitian. Dalam media pembelajaran melibatkan pengguna dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut proses mental didalamnya sedangkan media presentasi tidak menuntut pengguna beraktivitas secara aktiv didalmnya.
 (contoh media presentasi)
Referensi:

5.      Dalam pemanfaatan multimedia pembelajaran, aktivitas mental spesifik yang dibutuhkan didalam terjadinya pembelajaran dapat dibangkitkan melalui manipulasi peristiwa-peristiwa intruksional yang sistematis. Sehingga dalam penggunaan multimedia dalam pembelajaran harus diperhatikan agar sesuai dengan apa yang dibutuhkan dan tidak berlebihan. Menurut Hooper (2002) Peran penting suatu desain intruksional didalam multimedia pembelajaran. Aspek desain pembelajaran merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan multimedia pembelajaran. Sebagai sarana atau media dalam pembelajaran maka desain pembelajaran pada program multimedia pembelajaran harus diperhatikan agar users yang memanfaatkan program tidak merasa jenuh dengan tampilan yang ada dalam program tersebut.
 (gambar contoh model desain intruksional)
Referensi:


6.      Tiga tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran:
Ada 3 tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran. Pertama, multimedia digunakan sebagai salah satu unsur pembelajaran di kelas. Misal jika guru menjelaskan suatu materi melalui pengajaran di kelas atau berdasarkan suatu buku acuan, maka multimedia digunakan sebagai media pelengkap untuk menjelaskan materi yang diajarkan di depan kelas. Latihan dan tes pada tipe pertama ini tidak diberikan dalam paket multimedia melainkan dalam bentuk print yang diberikan oleh guru. Kedua, multimedia digunakan sebagai materi pembelajaran mandiri. Pada tipe kedua ini multimedia mungkin saja dapat mendukung pembelajaran di kelas mungkin juga tidak. Berbeda dengan tipe pertama, pada tipe kedua seluruh kebutuhan instruksional dari pengguna dipenuhi seluruhnya di dalam paket multimedia. Artinya seluruh fasilitas bagi pembelajaran, termasuk latihan, feedback dan tes yang mendukung tujuan pembelajaran disediakan di dalam paket. Ketiga, multimedia digunakan sebagai media satu-satunya di dalam pembelajaran. Dengan demikian seluruh fasilitas pembelajaran yang mendukung tujuan pembelajaran juga telah disediakan di dalam paket ini. Paket semacam ini, seperti dijelaskan di muka, sering disebut CBL (Computer Based Learning).
 (gambar contoh pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran dimana siswanya berpera aktiv dalam penggunaan multimedia )
Referensi:


7.      Richard E. Mayer (2001) dalam widyatmojo (2018) menyatakan ada tujuh prinsip multimedia dalam pembelajaran. Masing-masing prinsip dijabarkan sebagai berikut:
         Prinsip Multimedia
Siswa dapat belajar lebih baik dari kata dan gambar daripada hanya kata-kata saja. Apabila pengembang multimedia pembelajaran menginginkan peningkatan pemahaman dan meningkatkan mutu desain multimedia maka sajian multimedia hendaknya memadukan dua kata-kata (teks) dan diikuti dengan sajian gambar.
         Prinsip Keterdekatan Ruang
Siswa dapat belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar-gambar terkait disajikan secara berdekatan daripada saat disajikan saling berjauhan dalam halaman atau layar slide. Gambar dan kata-kata yang disajikan haruslah berdekatan dalam on-screen. Gambar dan teks/ kata yang berjauhan akan menyulitkan bagi siswa untuk memahami-nya atau bisa jadi bias makna yang disebabkan tek dan gambar yang berjauhan tersebut.
         Prinsip Keterdekatan Waktu
Siswa dapat belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar terkait disajikan secara simultan (berbarengan) daripada suksesif (bergantian). Untuk meningkatkan pemehaman siswa gambar dan teks/kata sebaiknya disajikan secara berbarengan dalam on-screen bukan bergantian sebab jika disajikan secara bergantian dapat menyebabkan terjadi kesalahan dalam memproses informasi yaitu hubungan mental antara representasi verbal dan representasi visual tidak terjadi.
         Prinsip Koherensi
Siswa dapat belajar lebih baik saat kata-kata, gambar-gambar atau suara suara ekstra/tambahan dibuang daripada dimasukkan. Unsur-unsur tambahan yang tidak perlu sebaiknya dihilangkan dalam tampilan  onscreen, karena unsur tambahan tersebut akan mengalihkan perhatian siswa dari materi yang penting, bisa menggangu proses penataan materi, dan dapat menggiring siswa pada materi yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran.
         Prinsip Modalitas
Siswa dapat belajar lebih baik dari animasi dan narasi daripada animasi dan teks on-screen. Gambar-gambar dan kata-kata sama disajikan secara visual (yakni sebagai animasi dan teks) akan menyebabkan saluran visual/pictorial kelebihan beban sebaliknya saluran auditori/verbal tidak termanfaatkan. Oleh karena itu dalam pengembangan multimedia saluran visual dan auditori digunakan secara seimbang.
         Prinsip Redudansi
Siswa dapat belajar lebih baik dari animasi dan narasi darpada animasi, narasi dan teks on-screen. Jika kata-kata dan gambar-gambar disajikan secara visual yakni animasi dan teks akan menyebabkan saluran visual kelebihan beban sehingga pemrosesan informasi kurang maksimal.
         Prinsip Perbedaan Individual
Pengaruh desain lebih kuat terhadap siswa berpengatahuan rendah daripada siswa berpengetahuan tinggi, dan siswa berkemampuan spatial tinggi lebih baik daripada siswa berspasial rendah. Penggunaan multimedia sebaiknya digunakan pada siswa yang belum mempelajari materi bukan untuk mengulang (remidi), sebab siswa yang memiliki pengetahuan kurang tertarik pada unsur-unsur multimedia. Begitu juga siswa yang kemampuan spasial rendah juga tidak begitu tertarik dengan tampilan multimedia.
(contoh gabungan antara gambar dan teks dalam pembelajaran/ guru menampilkan gambar yang disertai dengan teks/ prinsip multimedia)
Referensi:

8.      Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang sangat membantu pengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran,sehingga dapat meningkatkan motivasi,daya pikir,dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang sedang dibahas atau mempertahankan perhatian peserta terhadap materi yang sedang dibahas. Dalam memilih media atau penggunaan multimedia dalam pembelajaran perlu diperhatikan aspek-aspek berikut ;
         tujuan pembelajaran
         .metode pembelajaran
         jumlah peserta didik
         karakteristik peserta didik
         waktu yang tersedia untuk pembelajaran
         biaya yang digunakan untuk media pembelajaran
         kemampuan pengajar menggunakan media pembelajaran
         tempat berlangsungnya pembelajaran

Referensi:
https://www.google.co.id/search?q=aspek+multimedia+pembelajaran&safe=strict&rlz=1C1GCEA_enID821ID821&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjj8dfg-uneAhVHNI8KHbghCIAQ_AUIDigB&biw=1366&bih=608

9.      VIDEO REPORT

Cara mengoptimalkan belajar  adalah dengan menggunakan multimedia pembelajaran.  Dengan menggunakan cara ini siswa bisa menyimpan segala informasi dalam jumlah yang tidak terbatas, mulai dari informasi baru ataupun informasi yang lama. Informasi ini akan tersimpan oleh siswa pada memori otaknya. Pembelajaran ini bisa digunakan di sekolah.  Tetapi pembelajaran konvensional dan cara mengajar guru yang membuat siswa pintar pun merasa pusing saat harus ada disekolah. Ada beberapa tips untuk mendukung pembelajaran yang baik yaitu:
-prinsip multimedia (penggunaan multimedia harus sama dengan cara konvensional)
- prinsip penyinalan (teks harus diberi tanda)
- prinsip keterdekatan (keterdekatan ruang dan keterdekatan kata)
- prinsip modalitas (menarasikan teks daripada menyajikan teks)
- Prinsip koherensi (siswa bisa belajar lebih baik jika hal-hal ektra disishkan dari penyajian multimedia)
 - Prinsip redundansi (cukup menggunakan gambar jangan terau banyak teks)
- prinsip personalisasi (Gunakan bahasa sehari-hari, gunakan gaya bahasa dalam narasi dari pada gaya formal)
-prinsip segmentasi dan pra latihan (memecah materi pelajaran yang besar menjadi segmen-segmen kecil )










Tidak ada komentar:

Posting Komentar