JAWABAN QUIZ
1. Bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan
dikendalikan adalah teks. Teks merupakan yang paling dekat dengan kita dan yang
paling banyak dilihat. Teks dapat membentuk kata, surat atau narasi dalam
multimedia yang menyajikan bahasa kita. Teks merupakan alat komunikasi yang
utama. Ketika
kita ingin menulis atau menginginkan sebuah informasi, tentunya kita harus
mencari sumber yang kredibel sehingga informasi tersebut dapat dipercaya. Teks
merupakan alat komunikasi yang utama. Dengan perkembangan teknologi multimedia,
teks dapat dikombinasikan dengan media lain dengan cara yang lebih powerful dan
bermakna untuk menyajikan informasi dan mengekspresikan perasaan. Selain itu, teks
merupakan salah satu bentuk representasi visual dari Bahasa. Fungsi dari teks
merupakan elemen dasar dan sangat penting dalam presentasi multimedia.
Pemilihan kata-kata yang tepat dalam suatu teks sangat penting dalam suatu presentasi
multimedia. Keberadaan teks dalam media harus memiliki arti, baik berupa kata
maupun kalimat, jadi kejelasan arti dan kepadatan kata menjadi pertimbangan
utama pemakai elemen teks. Hal ini harus diperhatikan karena selain teks
merupakan data multimedia yang
paling mudah disimpan dan dikendalikan, teks dalam multimedia
juga memiliki kelemahan diantaranya:
·
Kurang kuat apabila dijadikan media untuk
memberikan motivasi
·
Mata cepat lelah ketika harus menyerap
materi melalui teks yang panjang dan padat pada layar komputer.
·
Teks bersifat kurang interaktif sehingga
dapat menimbulkan efek bosan ketika harus membaca teks yang panjang dan padat
Oleh
karena itu, keberadaan teks dalam multimedia harus memiliki arti, baik berupa
kata maupun kalimat karena seringkali penggunaan teks dapat menimbulkan
terjadinya ambiguitas. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan
teks dalam suatu aplikasi multimedia yaitu: gunakan huruf (font) yang sesuai
dengan tema aplikasi multimedia yang akan dibuat, pastikan huruf (font) yang
digunakan tersedia dikomputer yang lain, pemilihan bentuk dan warna yang sesuai
dengan tema aplikasi multimedia yang akan dibuat pastikan teks tersebut dapat
dibaca dan memiliki arti yang tepat sehingga tidak menimbulkan ambiguitas.
Daftar
Pustaka
Munir.
(2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi
dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
http://muhammadhafiid.blogspot.com/p/blog-page.html
(diakses pada tanggal 9 November 2018)
http://jhonnix.blogspot.com/2015/04/fungsi-teks-dalam-multimedia-dan.html
(diakses pada tanggal 9 November 2018)
2. Teks dalam bentuk
kata, kalimat, dan paragraph digunakan untuk mengkomunikasikan pikiran, ide,
dan fakta di dalam hampir semua aspek kehidupan.
Teks dapat membentuk kata, surat atau narasi dalam
multimedia yang menyajikan bahasa kita. Teks merupakan alat komunikasi yang
utama. Ketika
kita ingin menulis atau menginginkan sebuah informasi, tentunya kita harus
mencari sumber yang kredibel sehingga informasi tersebut dapat dipercaya.
Mencari sumber yang kredibel tentunya tidaklah sulit jika dilakukan sekarang
karena kecanggihan teknologi salahsatunya internet sudah berkembang pesat.
Salahsatu yang bisa dicari dari internet misalnya adalah yang berbentuk tulisan
atau yang biasa kita sebut dengan teks. Dalam sebuah lingkungan kita
menggunakan bahasa untuk berinteraksi dengan sesama. Bahasa yang terkait oleh
norma budaya yang kita gunakan itu adalah teks, sedangkan lingkungan beserta
situasinya tersebut adalah konteks. Jadi bahasa selalu terungkap sebagai teks
dalam konteks. Teks tidak harus disampaikan secara tertulis tetapi dapat juga
disampaikan secara lisan. Selain itu, kualitas teks tidak diukur dari jumlah
kalimat atau halaman apabila ditulis dan lama tidaknya penuturan apa bila
diucapkan. Akan tetapi dari makna yang diungkapkan dan konteks yang
melingkupinya. Setiap kali terjadi interaksi, pada saat itu juga tercipta teks.
Melalui teks, orang tidak hanya berinteraksi, tetapi juga bertindak. Bahkan
dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak dapat melepaskan diri dari teks.
Daftar Pustaka:
https://www.plengdut.com/teks-fungsi-manfaat-dalam-kehidupan-sehari-hari-dan/5795/
(diakses pada tanggal 9 November 2018)
3.
Dalam kegiatan pembelajaran, penggunaan komunikasi audio
banyak dipergunakan. Pada umumnya
keberadaan media audio muncul karena keterbatasan kata-kata, waktu, ruang dan
ukuran. Ditambahkan juga bahwa media pembelajaran audio berfungsi sebagai
sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerima pesan dalam
memahami isi pesan membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan membantu
meningkatkan daya tarik terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk
suara latar, musik, atau rekaman suara dan lainnya. Media audio dapat digunakan
dalam pembelajaran, pemanfaatan fungsi media audio dalam pengajaran terutama
digunakan dalam :
·
Pengajaran music
literaty (pembacaan sajak), dan kegiatan dekumentasi.
·
Pengajaran bahasa
asing, baik secara audio ataupun secara audio visual.
·
Pengajaran melalui
radio atau radio pendidikan.
·
Paket-paket untuk
berbagai jenis materi, yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya
dalam suatu bidag studi.
Daftar
Pustaka:
http://irmaindri81.blogspot.com/2015/12/makalah-media-audio-dalam-pembelajaran.html
(diakses pada tanggal 9 November 2018)
http://irmaindri81.blogspot.com/2015/12/makalah-media-audio-dalam-pembelajaran.html
(diakses pada tanggal 9 November 2018)
4.
Theater of Mind
adalah panggung pikiran, keunikan penyiar dalam menyampaikan materi siaran
sehingga pendengar bisa membayangkan kata-kata yang disampaikan oleh penyiar.
Pendengar bisa berimajinasi akan seorang penyiar yang sedang berbicara. Sungguh
sangat memukau, lebih mempesona daripada menonton televisi yang sudah ditampilkan
gambar dan video. Theater of Mind dalam radio bisa menampilkan imajinasi yang
berbeda bagi setiap pendengar. Seorang penyiar yang bisa membawakan theater of
mind dengan baik dapat membuat pendengar menjadi nyaman. Salahasatu unsur audio dapat
dimanfaatkan untuk memperkaya imajinasi dengan cara menghadirkan theatre of
mind agar isi materi pelajaran lebih dihayati oleh peserta didik. Sehingga siswa dapat memahami materi dengan baik dengan menjadi pendengar yang baik.
5.
Sebuah gambar (foto) yang digunakan secara tepat dapat
membantu pesan dipahami dengan mudah, mampu menggugah emosi audiens dan menarik
perhatian mereka. Namun jika salah
dalam menggunakan gambar, maka dampaknya akan sebaliknya audiens tidak akan
paham, bosan, bahkan berpotensi untuk membuat audiens bingung. Karena itulah sangat penting menggunakan gambar dengan
tepat untuk presentasi. Ada beberapa tips menggunakan gambar
dalam slide presentasi dengan baik dan
benar: gunakan gambar yang relevan,
gunakan gambar yang berkualitas, gunakan gambar dengan ukuran proforsional,
gunakan gambar yang memiliki white space yang cukup.
Daftar pustaka:
https://www.ronapresentasi.com/tips-menggunakan-gambar-presentasi/ (diakses pada tanggal 9 November 2018)
6.
Gambar dapat meringkas dan
menyajikan data kompleks dengan cara baru dan lebih berguna. Selain itu, gambar juga
memiliki kelebihan-kelebihan yang lain yaitu: menyampaikan
banyak informasi secara cepat, dapat menambahkan simulasi visual dan warna dan
dapat berkomunikasi lintas batas bahasa
Daftar Pustaka:
http://jhonnix.blogspot.com/2015/04/fungsi-image-gambar-pada-multimedia-dan.html (diakses pada tanggal 9 november 2018)
7.
Meningkatkan media
lainnya Ada beberapa kelebihan penggunaan video dalam multimedia
·
Mengatasi jarak
dan waktu
·
Mampu
menggambarkan peristiwa-peristiwa masa lalu secara realistis dalam waktu yang
singkat
·
Dapat membawa
siswa berpetualang dari negara satu ke negara lainnya, dan dari masa yang satu
ke masa yang lain.
·
Dapat
diulang-ulang bila perlu untuk menambah kejelasan
·
Pesan yang disampaikannya
cepat dan mudah diingat.
·
Mengembangkan
pikiran dan pendapat para siswa
·
Mengembangkan
imajinasi
·
Memperjelas
hal-hal yang abstrak dan memberikan penjelasan yang lebih realistic
·
Mampu berperan
sebagai media utama untuk mendokumentasikan realitas sosial yang akan dibedah
di dalam kelas
·
Mampu berperan
sebagai storyteller yang dapat memancing kreativitas
Pada intinya kelebihan elemen video dalam
multimedia adalah dapat menjelaskan keadaan nyata dari suatu proses,
fenomena, atau kejadian, misalnya dalam pembelajaran ada suatu hal yang tidak bisa dijelaskan
hanya dengan kata-kata saja, misalnya dalam pelajaran Bahasa inggris, seorang
guru bisa menampilkan video native speaker sebagai contoh dari pronunciation.
Contoh lain menampilkan video fenomena yang tidak bias dilihat secara langsung
misalnya menampilkan tentang bencana alam, dll.
Daftar Pustaka:
https://rizcybl.wordpress.com/2011/01/07/kelebihan-dan-kelemahan-media-video-pembelajaran/ (diakses pada tanggal 9
November 2018)
8.
Kelebihan elemen video dalam
multimedia adalah sebagai bagian terintegrasi dengan media lain seperti teks
atau gambar, video dapat memperkaya penyajian/penjelasan. Dalam media video hampir
semua elemen dari multimedia ada, misalnya teks, gambar, bahkan animasi
sehingga penggunaan media video dapat lebih efektif karena mencakup semuanya.
Hal yang tidak bisa dijelaskan secara langsung bisa tertera penjelasannya di
dalam video, teks nya ada, gambarnya ada, audio, bahkan animasinya.
9.
Animasi di dalam sebuah aplikasi multimedia menjanjikan suatu tampilan
visual yang lebih dinamis, dapat menampilkan sesuatu yang mustahil atau
kompleks dalam kehidupan yang sebenarnya dan dapat direalisasikan di dalam
aplikasi tersebut.
Salahsatu keunggulan
animasi dibanding media lain seperti gambar statis atau teks adalah
kemampuannya untuk menjelaskan perubahan keadaan tiap waktu. Hal ini terutama
sangat membantu dalam menjelaskan prosedur dan urutan kejadian.
Daftar Pustaka:
Munir.
(2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi
dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Utami,
Dina. (2011). Animasi dalam Pembelajaran.
Majalah Ilmiah Pembelajaran Nomor 1 Volume 7 Mei 2011 44- 52.
10.
Ada
beberapa kelemahan animasi dalam pembelajaran:
·
Memerlukan
kreatifitas dan keterampilan yang cukup memadai untuk mendesain animasi yang
dapat secara efektif digunakan sebagai media pembelajaran
·
Memerlukan
software khusus untuk membukanya
·
Guru
sebagai komunikator dan fasilitator harus memiliki kemampuan memahami siswanya,
bukan memanjakannya dengan berbagai animasi pembelajaran yang cukup jelas tanpa
adanya usaha belajar dari mereka atau penyajian informasi yang terlalu banyak
dalam satu frame cenderung akan sulit dicerna siswa.
Sehingga seorang guru dalam
menggunakan media animasi harus memahami kemampuan siswanya dan memilih animasi
mana yang sesuai yang dapat digunakan dalam pembelajaran, karena animasi, visualisasi, eksperimen virtual dalam suatu pembelajaran aktif tidak
menjamin efek positif pada pembelajaran.
Dafrar Pustaka:
https://kamriantiramli.wordpress.com/tag/kelebihan-dan-kekurangan-media-animasi/ (diakses pada tanggal 9 November
2018)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar