Nama : AI SUSILAWATI
NIM : 18862007
JURUSAN : TEKNOLOGI PENDIDIKAN ANGKATAN 15
MATA KULIAH :
DASAR-DASAR MULTIMEDIA
JAWABAN
UTS
1.
Teks
adalah media yang lebih dahulu digunakan di dalam menyampaikan informasi. Namun
dalam penggunaannya di dalam komputer, teks adalah media yang paling awal dan
juga paling sederhana. Teks merupakan elemen
multimedia yang menjadi dasar untuk menyampaikan informasi, karena teks adalah
jenis data yang paling sederhana dan membutuhkan tempat penyimpanan yang paling
kecil. Teks merupakan cara yang paling efektif dalam mengemukakan ide-ide
kepada pengguna, sehingga penyampaian informasi akan lebih mudah dimengerti
oleh masyarakat. Sebuah teks sangat penting untuk memberikan kesan atau makna
secara menyeluruh apabila elemen yang lain gagal dalam memberikan makna. Misalnya
makna yang ada dalam gambar tanpa tulisan. Tidak semua orang memahami makna
yang dimaksud dengan gambar tersebut tanpa tulisan. Sebagian besar multimedia
menggunakan teks karena sangat efektif untuk menyampaikan ide atau panduan
kepada pengguna. Dengan perkembangan teknologi multimedia, teks dapat
dikombinasikan dengan media lain dengan cara yang lebih powerful dan bermakna
untuk menyajikan informasi. Kebutuhan teks bergantung pada kegunaan aplikasi
multimedia. Teks adalah jenis data paling dasar serta menggunakan ruang
penyimpanan paling sedikit dibandingkan dengan elemen- elemen multimedia lain.
Teks merupakan cara yang biasa digunakan untuk menyampaikan informasi. Teks
biasanya digabungkan dengan gambar, audio, dan video. Teks merupakan komponen
kunci untuk setiap aplikasi karena teks atau tulisan adalah dasar dari semua
aplikasi multimedia yang akan dibuat. Tidak mengherankan jika sebuah produk
multimedia itu bergantung pada teks dalam berbagai hal seperti didalam
menjelaskan bagaimana suatu aplikasi bekerja, membantu pengguna didalam suatu
aplikasi dan untuk menyebarkan informasi melalui aplikasi- aplikasi yang telah
didesain. Jadi teks merupakan salah satu media penting yang diperlukan dalam
sebuah multimedia karena informasi disampaikan dan disebarkan dengan mudah dan
bermakna. Selain itu, teks juga efektif untuk menyampaikan informasi verbal,
merangsang daya pikir kognitif karena memperjelas media lainnya. Banyak sekali
kelebihan atau manfaat dari teks dalam multimedia; misalnya dalam komputer ketika
kita menggunakan aplikasi, teks dapat menjelaskan bagaimana aplikasi bekerja,
memandu pengguna saat menggunakan aplikasi, dan menginformasikan bagaiamana
aplikasi di desain. Tetapi jika penggunaan teks lebih banyak sebaiknya digabungkan
dengan komponen multimedia yang lain yaitu audio, video, gambar, maupun
animasi.
(gambar contoh teks sebagai pemandu aplikasi)
Referensi:
Munir. (2012). Multimedia
Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Surasmi, Wuwuh, Asrining. (2016). Pemanfaatan Multimedia Untuk Mendukung Kualitas Pembelajaran.
Jurnal Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) VIII.
2. Ada
beberapa kelemahan penggunaan media audio dalam pembelajaran, diantaranya:
•
Di samping beberapa kelebihan , media
ini juga memiliki kelemahan sebagai
berikut:
•
Sifat komunikasinya satu arah (one way
communication). Dengan demikian, sulit bagi para pendengar untuk mendiskusikan
hal-hal yang sulit dipahami. Untuk mengurangi kelemahan tersebut bisa diatasi
dengan menggunakan telepon.
•
Media audio yang lebih banyak menggunakan
suara dan bahasa verbal , hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang
mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik.
•
Media audio hanya akan mampu
melayanisecara baik untuk mereka yang sudah mampu berfikir abstrak.
•
Penyajian materi melalui media audio dapat
menimbulkan verbalisme pendengar.
•
Media audio yang menggunakan program
siaran radio, biasanya dilaksanakan serempak dan terpusat, sehingga sulit untuk
melakukan pengontrolan.
Oleh
karena itu, penggunaan media audio harus disertai dengan komponen media
lainnya.
(Contoh video gabungan antara audio dan video)
Referensi:
3. Dari
segi multimedia, audio didefinisikan sebagai suara dalam bentuk digital seperti
suara, musik, narasi dan sebagainya yang bisa didengar. Sedangkan video adalah teknologi
pemrosesan sinyal elektronik mewakilkan gambar bergerak. Aplikasi umum dari
teknologi video adalah televisi, tetapi dia dapat juga digunakan dalam aplikasi
teknik, saintifik, produksi dan keamanan. Dalam multimedia penggunaan baik
audio maupun video ada kekurangan dan kelebihannya. Sebaiknya keduanya
digabungkan agar lebih efektif. Kombinasi video dan audio data lebih efektif
dan lebih cepat menyampaikan pesan dibandingkan media teks serta dapat
menunjukan dengan jelas suatu langkah prosedural. Beberapa kelebihan
penggabungan video dan audio: Film dapat menggambarkan suatu proses, misalnya
proses pembuatan suatu keterampilan tangan dan sebagainya, dapat menimbulkan
kesan ruang dan waktu. penggambarannya bersifat 3 dimensional, Suara yang
dihasilkan dapat menimbulkan realita pada gambar dalam bentuk ekspresi murni. Dapat
menyampaikan suara seorang ahli sekaligus melihat penampilannya. Kalau video
tersebut berwarna akan dapat menambah realita objek yang diperagakan.
Referensi:
Munir.
(2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi
dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
4. Multimedia
mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks,
gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra
pendengaran (suara). Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media
pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Media telah dikenal
sebagai alat bantu mengajar baik pada jenjang persekolahan maupun diklat yang
seharusnya dimanfaatkan oleh guru atau instruktur. Sedangkan media Presentasi adalah
salah satu aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari hampir semua bidang
pekerjaan saat ini. Presentasi dilakukan pada rapat-rapat rutin, rapat kerja,
atau rapat tim dan panitia. Presentasi dilakukan pada saat penyampaian proposal
kerja ataupun laporan hasil pekerjaan tersebut. Presentasi produk untuk
melakukan penjualan. Guru mengajar dan dosen memberikan kuliah pada prinsipnya
adalah presentasi. Presentasi juga dilakukan pada acara-acara seminar,
workshop, dan palatihan. Jika Anda mengikuti LKTI, Anda harus melakukan
presentasi. Jika Anda menjadi mahasiswa, Anda akan banyak melakukan presentasi,
misalnya: presentasi praktikum, quiz, laporan PKL, kolokium, dan seminar hasil
penelitian. Dalam media pembelajaran melibatkan pengguna dalam
aktivitas-aktivitas yang menuntut proses mental didalamnya sedangkan media
presentasi tidak menuntut pengguna beraktivitas secara aktiv didalmnya.
(contoh media presentasi)
Referensi:
5. Dalam
pemanfaatan multimedia pembelajaran, aktivitas mental spesifik yang dibutuhkan
didalam terjadinya pembelajaran dapat dibangkitkan melalui manipulasi
peristiwa-peristiwa intruksional yang sistematis. Sehingga dalam penggunaan
multimedia dalam pembelajaran harus diperhatikan agar sesuai dengan apa yang
dibutuhkan dan tidak berlebihan. Menurut Hooper (2002) Peran penting suatu
desain intruksional didalam multimedia pembelajaran. Aspek desain pembelajaran
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan multimedia pembelajaran.
Sebagai sarana atau media dalam pembelajaran maka desain pembelajaran pada
program multimedia pembelajaran harus diperhatikan agar users yang memanfaatkan
program tidak merasa jenuh dengan tampilan yang ada dalam program tersebut.
(gambar contoh model desain intruksional)
Referensi:
6. Tiga
tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran:
Ada
3 tipe pemanfaatan multimedia pembelajaran. Pertama, multimedia digunakan
sebagai salah satu unsur pembelajaran di kelas. Misal jika guru menjelaskan
suatu materi melalui pengajaran di kelas atau berdasarkan suatu buku acuan,
maka multimedia digunakan sebagai media pelengkap untuk menjelaskan materi yang
diajarkan di depan kelas. Latihan dan tes pada tipe pertama ini tidak diberikan
dalam paket multimedia melainkan dalam bentuk print yang diberikan oleh guru. Kedua,
multimedia digunakan sebagai materi pembelajaran mandiri. Pada tipe kedua ini
multimedia mungkin saja dapat mendukung pembelajaran di kelas mungkin juga
tidak. Berbeda dengan tipe pertama, pada tipe kedua seluruh kebutuhan
instruksional dari pengguna dipenuhi seluruhnya di dalam paket multimedia.
Artinya seluruh fasilitas bagi pembelajaran, termasuk latihan, feedback dan tes
yang mendukung tujuan pembelajaran disediakan di dalam paket. Ketiga,
multimedia digunakan sebagai media satu-satunya di dalam pembelajaran. Dengan
demikian seluruh fasilitas pembelajaran yang mendukung tujuan pembelajaran juga
telah disediakan di dalam paket ini. Paket semacam ini, seperti dijelaskan di
muka, sering disebut CBL (Computer Based Learning).
(gambar contoh pemanfaatan multimedia dalam
pembelajaran dimana siswanya berpera aktiv dalam penggunaan multimedia )
Referensi:
7. Richard
E. Mayer (2001) dalam widyatmojo (2018) menyatakan ada tujuh prinsip multimedia
dalam pembelajaran. Masing-masing prinsip dijabarkan sebagai berikut:
•
Prinsip Multimedia
Siswa
dapat belajar lebih baik dari kata dan gambar daripada hanya kata-kata saja.
Apabila pengembang multimedia pembelajaran menginginkan peningkatan pemahaman
dan meningkatkan mutu desain multimedia maka sajian multimedia hendaknya
memadukan dua kata-kata (teks) dan diikuti dengan sajian gambar.
•
Prinsip Keterdekatan Ruang
Siswa
dapat belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar-gambar terkait disajikan
secara berdekatan daripada saat disajikan saling berjauhan dalam halaman atau
layar slide. Gambar dan kata-kata yang disajikan haruslah berdekatan dalam
on-screen. Gambar dan teks/ kata yang berjauhan akan menyulitkan bagi siswa
untuk memahami-nya atau bisa jadi bias makna yang disebabkan tek dan gambar
yang berjauhan tersebut.
•
Prinsip Keterdekatan Waktu
Siswa
dapat belajar lebih baik saat kata-kata dan gambar terkait disajikan secara
simultan (berbarengan) daripada suksesif (bergantian). Untuk meningkatkan
pemehaman siswa gambar dan teks/kata sebaiknya disajikan secara berbarengan
dalam on-screen bukan bergantian sebab jika disajikan secara bergantian dapat
menyebabkan terjadi kesalahan dalam memproses informasi yaitu hubungan mental
antara representasi verbal dan representasi visual tidak terjadi.
•
Prinsip Koherensi
Siswa
dapat belajar lebih baik saat kata-kata, gambar-gambar atau suara suara
ekstra/tambahan dibuang daripada dimasukkan. Unsur-unsur tambahan yang tidak
perlu sebaiknya dihilangkan dalam tampilan
onscreen, karena unsur tambahan tersebut akan mengalihkan perhatian
siswa dari materi yang penting, bisa menggangu proses penataan materi, dan
dapat menggiring siswa pada materi yang tidak sesuai dengan tujuan
pembelajaran.
•
Prinsip Modalitas
Siswa
dapat belajar lebih baik dari animasi dan narasi daripada animasi dan teks
on-screen. Gambar-gambar dan kata-kata sama disajikan secara visual (yakni
sebagai animasi dan teks) akan menyebabkan saluran visual/pictorial kelebihan
beban sebaliknya saluran auditori/verbal tidak termanfaatkan. Oleh karena itu
dalam pengembangan multimedia saluran visual dan auditori digunakan secara
seimbang.
•
Prinsip Redudansi
Siswa
dapat belajar lebih baik dari animasi dan narasi darpada animasi, narasi dan
teks on-screen. Jika kata-kata dan gambar-gambar disajikan secara visual yakni
animasi dan teks akan menyebabkan saluran visual kelebihan beban sehingga
pemrosesan informasi kurang maksimal.
•
Prinsip Perbedaan Individual
Pengaruh
desain lebih kuat terhadap siswa berpengatahuan rendah daripada siswa
berpengetahuan tinggi, dan siswa berkemampuan spatial tinggi lebih baik
daripada siswa berspasial rendah. Penggunaan multimedia sebaiknya digunakan
pada siswa yang belum mempelajari materi bukan untuk mengulang (remidi), sebab
siswa yang memiliki pengetahuan kurang tertarik pada unsur-unsur multimedia.
Begitu juga siswa yang kemampuan spasial rendah juga tidak begitu tertarik
dengan tampilan multimedia.
(contoh gabungan antara gambar dan teks dalam pembelajaran/ guru menampilkan gambar yang disertai dengan teks/ prinsip multimedia)
Referensi:
8. Media
pembelajaran merupakan segala sesuatu yang sangat membantu pengajar dalam
menyampaikan materi pembelajaran,sehingga dapat meningkatkan motivasi,daya
pikir,dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang sedang
dibahas atau mempertahankan perhatian peserta terhadap materi yang sedang dibahas.
Dalam memilih media atau penggunaan multimedia dalam pembelajaran perlu diperhatikan
aspek-aspek berikut ;
•
tujuan pembelajaran
•
.metode pembelajaran
•
jumlah peserta didik
•
karakteristik peserta didik
•
waktu yang tersedia untuk pembelajaran
•
biaya yang digunakan untuk media
pembelajaran
•
kemampuan pengajar menggunakan media
pembelajaran
•
tempat berlangsungnya pembelajaran
Referensi:
https://www.google.co.id/search?q=aspek+multimedia+pembelajaran&safe=strict&rlz=1C1GCEA_enID821ID821&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjj8dfg-uneAhVHNI8KHbghCIAQ_AUIDigB&biw=1366&bih=608
9. VIDEO
REPORT










