BOOK
REPORT
Judul
Buku :
MULTIMEDIA Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan
Penulis :
Munir
Tahun :
2012
AUDIO DALAM
MULTIMEDIA
A.
KONSEP
AUDIO
Dari
segi multimedia, audio didefinisikan sebagai suara dalam bentuk digital seperti
suara, musik, narasi dan sebagainya yang bisa didengar. Menurut Steinmetz
(1995), audio adalah fenomena yang dihasilkan oleh getaran suatu objek
contohnya gesekan biola. Mai dkk. (1997) menyatakan suara yang didengar setiap
hari dihasilkan apabila suatu objek bergetar (pergerakan ke depan dan ke
belakang) di udara (atau medium lain) serta melalui tekanan udara.
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN AUDIO
Kelebihan
audio di dalam multimedia adalah:
·
Sebagai media untuk memberikan motivasi.
·
Untuk menyampaikan materi-materi tertentu.
·
Membantu peserta didik fokus pada materi
yang dipelajari.
Kelemahan
audio di dalam multimedia adalah:
·
Memerlukan tempat penyimpanan yang besar
di dalam komputer.
·
Memerlukan software dan hardware yang
spesifik.
B.
MACAM-MACAM
AUDIO
Audio
atau suara dibedakan ke dalam tiga macam yaitu:
·
Percakapan (speech) berupa suara dari orang yang berbicara.
·
Musik berupa suara yang dihasilkan oleh
alat-alat musik.
·
Efek suara (sound effect) merupakan suara selain percakapan dan musik.
Dalam
perkembangannya ada beberapa macam audio, diantaranya:
·
Audiovisual
adalah perangkat soundsistem yang dilengkapi dengan penampilan gambar.
·
Audio
streaming adalah istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan
siaran secara langsung (live) melalui internet.
·
Audio
respons adalah suara yang dihasilkan oleh komputer.
·
Audio
Modem Riser adalah sebuah kartu plug-in untuk
motherboard Intel yang memuat sirkuit audio dan atau sirkuit modem.
C.
FREKUENSI,
AMPLITUDO, DAN VELOCITY
FREKUENSI
Kualitas
suara bergantung pada frequency – hertz (hz) dan loudness – decibel (Db).
Frekuensi adalah banyaknya periode dalam 1 detik.
AMPLITUDO
Amplitudo
menunjukkan keras lemahnya suara atau tinggi rendahnya gelombang. Satuan
amplitudo adalah decibel (db).
VELOCITY
Velocity
adalah kecepatan perambatan gelombang suara sampai ke telinga pendengar.
D.
KUALITAS
SUARA
Faktor-faktor
yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas suara yang baik adalah:
·
Ukuran sampel (sample rate), di mana
semakin tinggi ukuran sampel itu, maka semakin tinggi kualitas audio itu.
·
Ukuran sampel berkaitan dengan bilangan
bit yang digunakan untuk menyimpan informasi audio itu.
·
Saluran yang digunakan, terdapat dua
jenis saluran yaitu saluran 1 dikenal sebagai mono dan saluran 2 dikenal
sebagai stereo.
E.
PENSAMPELAN
AUDIO
KADAR SAMPEL (SAMPLE RATE) DAN
UKURAN SAMPEL (SAMPLE SIZE)
Kadar
sampel adalah kekerapan sampel untuk suatu audio itu diambil. Kadar sampel
diukur dalam unit Hertz (HZ). Ukuran sampel merupakan bilangan bit yang
digunakan untuk menyimpan informasi mengenai audio tersebut. Dua jenis ukuran
sampel yang utama adalah 8 bit dan 16 bit.
ALAT MELAKSANAKAN PENSAMPELAN
·
Analog to Digital Conversion (ADC)
Analog
to Digital Conversion (ADC) yaitu proses mengubah amplitudo gelombang suara ke
dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling), sehingga menghasilkan
representasi digital dari suara.
·
Digital to Analog Converter (DAC)
Digital
to Analog Converter (DAC) adalah proses mengubah digital audio menjadi sinyal
analog.
F.
PENYIMPANAN
DATA AUDIO
CARA PENYIMPANAN DATA AUDIO
Terdapat
dua cara untuk penyimpanan data audio digital:
·
Audio berbentuk gelombang (waveform
audio/digital audio)
·
MIDI
PERBANDINGAN ANTARA MIDI DAN
WAVEFORM AUDIO
KEBAIKAN DAN KELEMAHAN MIDI
DIBANDINGKANWAVEFORM AUDIO
Kebaikan
MIDI dibandingkan waveform audio, antara lain:
·
Ukuran yang kecil dibandingkan waveform
audio
·
Kebanyakan file format MIDI adalah lebih
baik kualitasnya
·
Tempoh masa atau panjangnya file MIDI
bisa diminda melalui berbagai variasi tempo
Kelemahan
MIDI dibandingkan waveform audio, antara lain:
·
Data MIDI disimpan dalam bentuk nota musik.
·
MIDI sulit digunakan untuk tujuan
rekaman dialog dan suara.
PEMILIHAN FORMAT AUDIO MIDI ATAU
WAVEFORM AUDIO
Secara
umum, MIDI digunakan apabila:
·
Faktor
RAM dan ruang storan yang minimum atau kemampuan memproses yang rendah.
·
Mempunyai sumber audio MIDI yang
berkualitas tinggi.
·
Tidak memerlukan dialog atau percakapan.
Waveform
audio digunakan apabila:
·
Mengembangkan aplikasi multimedia yang
melibatkan narasi, rekaman suara, dan dialog.
·
Tidak mempunyai kuasa dalam menentukan
jenis sistem untuk mainbalik.
·
Mempunyai sumber perkomputeran untuk
menguruskan file dalam bentuk digital.
G.
FORMAT
AUDIO DALAM MULTIMEDIA
Format
audio adalah:
1.
Type file = .aiff (Audio Interchange File Format).
2.
Type file = .au dan .snd
3.
Type file = .ra atau .rm (Real Audio)
4.
Type file = .mp3 (MPEG audio layer 3)
5.
Type file = .mov (Quicktime Movie)
6.
Type file = .swa (Shockware Audio)
7.
Type file = .asf (Advance Streaming Format)
Ada
beberapa jenis obyek audio yang bisa digunakan dalam produksi multimedia, yaitu
format waveform audio, aiff, dat, ibf, mod, rmi, sbi, snd, voc, au, MIDI sound
track, compact disc audio, dan MP3 file (Mohammad Suyanto, 2003).
FORMAT WAVEFORM AUDIO
FORMAT AIFF
AIFF
merupakan singkatan dari Audio Interchange File Format (AIFF).
FORMAT DAT
DAT
merupakan singkatan dari Digital Audio Tape.
FORMAT IBF
File
dengan ektensi .IBK merupakan file dari Sound Blaster Instrument Bank, yang
digunakan untuk mendefinisikan sebuah grup sampai 128 instrumen.
FORMAT MOD
File
.MOD merupakan file kontrol yang dibuat untuk digunakan pada Sound System dari
komputer. File MOD berisi seperangkat instrumen dalam bentuk sampel.
FORMAT RMI
File
MIDI diintegrasikan ke dalam format RIFF yang umum. File ini sering memakai
ektensi .RMI yang merupakan kependekan RMID yang mengindikasikan versi RIFF
dari MIDI.
FORMAT SBI
File
dengan ektensi .SBI merupakan file dari Sound Blaster Instrument (SBI).
FORMAT SND
Ekstensi
.SND adalah sebuah file yang mengandung sound.
FORMAT VOC
Format
asli yang digunakan produk-produk Sound Blaster dari Creative Lab adalah file
VOC dengan ekstensi .VOC.
FORMAT AU
Format
file AU merupakan format audio yang sangat jelas.
FORMAT MIDI
MIDI
singkatan dari Musical Instrument Digital Interface. MIDI adalah cara paling
hemat atau efisien membuat atau merekam musik di komputer multimedia.
AUDIO CD
Pustaka
musik dan efek-efek suara biasanya tersimpan dalam audio CD yang mempunyai
format yang sama pada CD player.
FORMAT MP3
MP3
merupakan format file audio yang menggunakan suatu codec untuk melakukan
encoding (compressing) dan decoding (decompressing) suatu rekaman musik.
HYPERAUDIO
Hyperaudio
adalah audio yang dimainkan secara berulang kali dengan penyajian multimedia.
OGG VORBIS
·
Ogg Vorbis format file yang terbuka dan
gratis Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis.
·
Perbandingan Codec; vorbis bebas dan
gratis untuk digunakan, diimplementasikan, bahkan dimodifikasi sesuai
kebutuhan, dan tetap menghasilkan berkas-berkas yang lebih kecil dibanding
codec lain, dengan kualitas yang setara atau lebih baik.
H.
ALAT
INPUT DAN OUTPUT AUDIO
ALAT INPUT AUDIO
Audio
add-on card dapat mengambil input analog, misalnya mikrofon kemudian dibuat
digital serta dapat disimpan.
ALAT OUTPUT SUARA
Ada
dua tipe dari alat output suara, yaitu unit voice response dan unit speech
synthesis.
TERMINAL SEBAGAI INPUT DAN OUTPUT
AUDIO DALAM MULTIMEDIA
Terminal
merupakan alat yang dapat berfungsi sebagai input dan output audio. Terminal
dapat dikelompokan dalam dua fungsi, yaitu terminal yang befungsi umum dan
terminal yang berfungsi khusus.
PENERAPAN ATAU APLIKASI AUDIO
CONFERENCING
Audio
conferencing adalah interaksi atau konferensi langsung dalam bentuk audio
(suara) antar dua orang atau lebih yang berada pada tempat berbeda.
I.
KOMPRESI
AUDIO
METODE MEMPELAJARI PENDENGARAN
MANUSIA
Ada
beberapa metode dalam mempelajari pendengaran manusia antara lain:
·
Model psikoakustik
·
Auditory masking
·
Critical band
·
Joint stereo
KOMPRESI AUDIO LOSSLESS DAN LOSSY
Kompresi
audio adalah salah satu bentuk kompresi data yang bertujuan untuk mengecilkan
ukuran file audio dengan metode, yaitu:
·
Kompresi Audio Lossless: menghasilkan
representasi data digital yang dapat diperluas ke tempat digital duplikat dari
stream audio asli.
·
Kompresi Audio Lossy: menggunakan
psychoacoustics untuk mengakui bahwa tidak semua data dalam aliran audio dapat
dirasakan oleh sistem pendengaran manusia.
Ciri-ciri
kompresi audio lossy adalah:
·
Adaptive Differetial Pulse Code
Modulation
·
Linier Predective Coding (LPC)
difungsikan untuk menyesuaikan sinyal data yang ada dengan sinyal suara
manusia.
·
Code Excited Linear Predicator (CELP)
bekerja mirip seperti LPC, tetapi ada tambahan CELP dapat memancarkan data
suara yang salah.
METODE KOMPRESI AUDIO
·
Metode Transformasi (Transform Domain)
·
Metode Waktu (Time Domain)
J.
AUDIO
DALAM MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
Pemanfaatan
media audio dalam pembelajaran dipergunakan dalam:
·
Pembelajaran music literary (pembacaan
sajak), dan kegiatan dokumentasi.
·
Pembelajaran bahasa asing
·
Pembelajaran melalui radio atau radio
pendidikan
Unsur
audio dalam multimedia pembelajaran dapat berupa dialog, monolog, narasi,
sound/special efek, dan ilustrasi musik. Pengembangan media audio sama halnya
dengan pengembangan media lainnya, yang secara garis besar meliputi kegiatan
perencanaan, produksi, dan evaluasi.
Kelemahan
atau kekurangan media audio antara lain:
·
Memerlukan suatu pemusatan pengertian
pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu,
·
Media audio yang menampilkan simbol
digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal hal
tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
·
Media ini hanya akan mampu melayani
secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
·
Penampilan melalui ungkapan perasan atau
simbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan
pengalaman analog tersebut pada si penerima.