Saat ini perkembangan
teknologi sudah mendominasi semua bidang. Salahsatu kecanggihan teknologi yang
berkembang pesat adalah multimedia. Penggunaan multimedia sangat bermanfaat
bagi kehidupan masyarakat, salahsatunya dalam bidang pendidikan dan
pembelajaran. Dalam tulisan ini, penulis akan membahas tentang pengertian sistem
multimedia dan komponen multimedia.
A.
Pengertian Sistem Multimedia
Sistem
multimedia merupakan gabungan dari dua kata yaitu sistem dan multimedia.
1.
Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systema) dan
bahasa Yunani (sustema) yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau
elemen yang di hubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi. Pengertian lain
terkait sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang di gabungkan menjadi
satu untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem juga dapat di katakan sebagai “setiap sesuatu yang terdiri atas objek, unsur atau
komponen yang berhubungan atau berkaitan satu sama lain sehingga menjadi satu
kesatuan pemrosesan dan pengolahan” (Munir, 2012:13).
2.
Pengertian Multimedia
Kata
multimedia terdiri dari dua kata yaitu multi dan media. Dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI), kata multi artinya banyak atau lebih dari satu;
sedangkan media adalah alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio,
televisi, film, poster dan spanduk. Sehingga dapat dikatakan bahwa multimedia adalah
berbagai jenis sarana dalam dunia komunikasi. Menurut Rosch (1996) sebagaimana
di kutip oleh Darmawan (2011: 32) mengatakan bahwa multimedia di pandang
sebagai suatu kombinasi antara komputer dan video. Selain itu, Mayer dan Moreno (2000) dalam
yusoff, harji, Salim, dan Kim (2015:1) mengatakan:
“Multimedia
refers to any computer-mediated software or interactive application that
integrates text, color, graphical images, animation, audio sound, and full- motion
video in a single application. Multimedia learning systems consist of animation
and narration, which offer a potentially venue for improving student
understanding”.
Dalam
pendapat tersebut dinyatakan bahwa multimedia merupakan perangkat lunak atau
aplikasi yang menggabungkan teks, warna, grafik, animasi, audio dan video dalam
satu aplikasi. Selain itu, pembelajaran
berbasis sistem multimedia yang terdiri dari animasi dan video akan memberikan
potensi yang penting untuk meningkatan pemahaman siswa dalam pembelajaran. Sedangkan
menurut Gayestik (1993) yang
di kutip oleh Munir (2012:1) multimedia sebagai suatu sistem komunikasi
interaktif berbasis komputer yang mampu menciptakan, menyimpan, menyajikan, dan
mengakses kembali informasi berupa teks, grafik, suara, video atau animasi. Oblinger
(1993) dalam Munir (2012:2) juga mendefinisikan multimedia sebagai penyatuan
dua atau lebih media komunikasi seperti teks, grafik, animasi, audio dan video
dengan ciri- ciri interaktivitas komputer untuk menghasilkan satu presentasi
menarik.
Dari
beberapa pendapat di atas tentang sistem dan multimedia dapat disimpulkan bahwa
sistem multimedia itu merupakan suatu gabungan dari sekelompok komponen media.
B.
Komponen Multimedia
Ada beberapa pendapat yang menyebutkan
komponen- komponen multimedia. Mc. Cormik (1996) dalam Darmawan (2011:32)
mengatakan bahwa multimedia merupakan sebuah kombinasi tiga elemen yaitu suara,
gambar, dan teks. Sedangkan Robin dan Linda (2001) dalam Darmawan (2011:32)
menyebutkan multimedia sebagai alat yang dapat menciptakan presentasi yang
dinamis dan interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan
video. Selain itu, Singh (2016:2) juga mengatakan “In common usage, the term multimedia refers to an electronically
delivered combination of media including video, still images, audio, text in
such a way that can be accessed interactively”. Pendapat Singh (2016:2) menyatakan bahwa
istilah multimedia berarti kombinasi media elektronik termasuk video, gambar,
audio, dan teks yang dapat di akses secara interaktif.
Dari beberapa pendapat para ahli, dapat di
simpulkan bahwa komponen- komponen multimedia diantaranya adalah sebagai
berikut:
1.
Teks: dasar dari pengolahan kata dan informasi
berbasis multimedia (Munir, 2012:20).
2.
Grafik: sarana yang tepat untuk menyajikan
informasi yang berorientasi pada gambar yang bentuknya visual (Munir, 2012:20).
3.
Animasi: satu
teknologi yang dapat menjadikan gambar yang diam menjadi bergerak kelihatan
seolah- olah gambar tersebut hidup, dapat bergerak, beraksi dan berkata (Neo
dan Neo, 1997 dalam Munir, 2012: 21).
4.
Audio: macam- macam bunyi dalam bentuk digital
seperti suara, music, narasi, dan sebagainya (Munir, 2012:22).
5.
Video: sebagai
media digital yang menunjukkan susunan atau urutan gambar-gambar bergerak dan
dapat memberikan ilusi/fantasi (Agnew dan
Kellerman, 1996 dalam Munir, 2012: 21).
Referensi
Darmawan,
Deni. 2011. Teknologi Pembelajaran.
Bandung: Rosda.
Munir. (2012). Multimedia Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Pusat Bahasa – Depdiknas – Organizational
Body. (2008). Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI). Edisi 4. Jakarata: Gramedia Pustaka Utama.
Singh,
Umrav. (2016). Use of Multimedia
Technology Libraries. The Journal of MPhil. Student Department of Library & Information Science Davv University, Indore (M.P).
www.definisi-pengertian.com/2015/11/pengertian-sistem-definisi-menurut-ahli.html?m=1 (di akses
pada tanggal 14 oktober 2018).
Yusoff, Nurhayati., Harji, Madhubla,
Bava., Salim, Fadzillah., dan Kim, Tan Coo. (2015). Multimedia Learning system. The Jurnal
of Multimedia University.
Artikel you is a great...walaupun banyak kutipan...hargai hasil karya orang lain dan belajar dari itu
BalasHapus