Dalam kehidupan
saat ini banyak hal yang dapat dilakukan dengan mudah dengan adanya teknologi.
Pada dasarnya, teknologi itu sudah diterapkan dan diaplikasikan oleh manusia
sejak zaman dulu karena teknologi itu berkaitan dengan sistem atau cara untuk
memecahkan persoalan tertentu yang dihadapi oleh manusia meski dalam bentuknya
yang sederhana (Haryanto, 2015: 5-6).
“Teknologi sebagai sebuah aktivitas manusia yang memiliki nilai yang
terhubungkan dengan pengaruh sosial budaya dan lingkungan dalam hal
konseptualisasinya” MCGinn (1978:179-180) dalam Haryanto (2015:7). Perkembangan
teknologi yang sangat pesat telah dimanfaatkan dalam dunia pendidikan.
Menurut
Darmawan (2013) pada hakikatnya alat-alat salah satunya seperti komputer tidak
dibuat khusus untuk keperluan pendidikan, akan tetapi dapat dimanfaatkan dalam
proses pendidikan bahkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi
pelaksanaan proses pendidikan. Pembangunan pedidikan berbasis teknologi
setidaknya memberikan dua keuntungan. Pertama, sebagai pendorong komunitas
pendidikan (termasuk guru) untuk lebih apresiatif dan proaktif dalam maksimalisasi
potensi pendidikan. Kedua, memberikan kesempatan luas kepada peserta didik
dalam memanfaatkan setiap potensi yang ada, yang dapat diperoleh dari
sumber-sumber yang tidak terbatas (Darmawan, 2017:5).
Di bidang
pendidikan, peran guru untuk mendidik peserta didik menjadi manusia yang selalu mengikuti perkembangan zaman
tanpa meninggalkan akar budaya sangat penting dalam menentukan perjalanan
generasi bangsa ini. Guru dituntut menjadi pendidik yang bisa menjembatani
kepentingan-kepentingan itu. Tentu saja melalui usaha-usaha nyata yang bisa
diterapkan dalam mendidik peserta didiknya (Darmawan, 2017:8). Salah satu usaha
tersebut adalah dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi pendidikan.
Menurut Nasution
(1995) dalam Darmawan (2013:51) mengungkapkan bahwa teknologi pendidikan adalah
pengembangan, penerapan, dan penilaian sistem-sistem, teknik, dan alat bantu
untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar mengajar. Oleh karena itu,
teknologi pendidikan berkenaan baik dengan software
maupun hardware. Peran software antara lain adalah menganalisis
dan mendesain urutan atau langkah-langkah belajar berdasarkan tujuan yang ingin
dicapai dengan metode penyajian yang serasi serta penilaian keberhasilannya.
Definisi
teknologi pendidikan juga dinyatakan oleh AECT (2004) dalam Haryanto (2015:11) yang
mendefinisikan bahwa teknologi pendidikan sebagai sebuah studi dan praktek
dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara
menciptakan, menggunakan, memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber
teknologi yang tepat. Dari pengertian ini, jelas bahwa tujuan utamanya adalah
untuk memfasilitasi pembelajaran agar bisa efektif, efisien, dan menarik serta
mampu meningkatkan kinerja. Selain itu, ada sebuah sentuhan etika dalam
menggunakan teknologi dalam praktik pendidikan dalam upaya untuk memfasilitasi
proses pendidikan dan meningkatkan kinerja pendidikan.
Dalam dunia pendidikan, teknologi dijadikan sebagai proses, produk, dan sistem yang dikembangkan untuk mengatasi masalah pendidikan, yaitu masalah mutu, pemerataan, relevansi, efisiensi, dan produktivitas, sehingga untuk mengatasi hal tersebut dikembangkan suatu disiplin keilmuan khusus yaitu teknologi pendidikan. Karena itulah, pengertian teknologi pendidikan bisa dilihat sebagai 1) sebuah proses yang bisa meningkatkan nilai tambah; 2) produk, yang digunakan dan atau dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja; 3) struktur atau sistem, dimana proses dan produk itu dikembangkan dan digunakan (Haryanto, 2015: 14-15).
Teknologi
pendidikan dan teknologi pembelajaran telah membawa pada upaya terwujudnya
berbagai ide dan pemikiran serta prosedur tindakan yang harus dilakukan dalam
rangka mewujudkan proses inovasi dalam dunia pendidikan sehingga mampu
menghasilkan sesuatu yang baru baik itu yang berhubungan dengan ide, proses,
prosedur, dan hasil yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan
berbagai sumber belajar (Darmawan, 2014).
Daftar Pustaka
Darmawan, D. (2013). Pendidikan Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Darmawan, D. (2014). Inovasi Pendidikan Pendekatan Praktik
Teknologi Multimedia dan Pembelajaran Online. Bandung: PT. Remaja Rosda
Karya.
Darmawan, D. (2017). Teknologi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Haryanto
(2015). Teknologi Pendidikan.
Yogyakarta: UNY Prress.
Nice...
BalasHapusThankyou..
Hapus